Doktren Sains Al Qur'an Nusantara dan Madrasah Aliyah Ma'arif NU Sains Al-Qur'an Sumbang membuka pendaftaran santri baru
Selasa, 24 Februari 2026
SEMAYI
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
Jumat, 23 Januari 2026
BERHIKMAT
Barang siapa berkhidmah dengan sepenuh hati, maka ia akan dibalas dengan kemuliaan yang setimpal.
Ungkapan Salah satu Ulama “Barangsiapa berkhidmah dengan baik maka ia akan dibalas dengan pelayanan yang terbaik — من حسنت خدمته عظمت كرامته.”
**Kemuliaan di Balik Khidmah:
Ketika Pelayanan Menjadi Jalan Derajat**
Dalam tradisi para ulama dan orang-orang saleh, khidmah bukan sekadar aktivitas membantu atau melayani. Khidmah adalah jalan pembentukan jiwa. Sebuah proses yang mengikis ego, menanamkan adab, dan membuka pintu-pintu kebaikan yang tak selalu terlihat oleh mata lahir.
Ungkapan hikmah “من حسنت خدمته عظمت كرامته” — Siapa yang membaguskan khidmahnya, niscaya besar pula kemuliaannya — menjadi pengingat bahwa segala bentuk pelayanan yang dilakukan dengan hati akan kembali kepada pelakunya dengan kemuliaan yang tak pernah sia-sia.
Khidmah Adalah Cermin Kerendahan Hati
Tidak ada khidmah tanpa kerendahan hati. Ia menuntut seseorang untuk menurunkan ego, meletakkan dirinya di bawah demi tujuan yang lebih mulia: melayani, membantu, dan memudahkan urusan orang lain.
Khidmah adalah latihan batin yang menumbuhkan adab. Di sinilah seseorang belajar menahan diri, menjaga sikap, serta mengutamakan manfaat bagi orang lain daripada dirinya sendiri.
Pelayanan yang Baik Menghadirkan Kemuliaan
Barangsiapa khidmah dengan baik, ia seakan sedang menyiapkan wadah kemuliaan untuk dirinya sendiri. Allah tidak pernah menelantarkan amal. Keringat yang menetes, tenaga yang habis, bahkan kesabaran yang terkuras demi pelayanan — semuanya akan kembali dalam bentuk penghargaan, doa yang baik, keberkahan hidup, dan kelapangan rezeki.
Sebaliknya, pelayanan yang dilakukan setengah hati hanya menghasilkan lelah tanpa berkah.
Khidmah Mengangkat Derajat di Hadapan Guru dan Sesama
Dalam dunia pesantren dan majlis ilmu, khidmah adalah maqam yang sangat tinggi. Banyak ulama besar tumbuh dari perjalanan panjang sebagai pelayan kebaikan: melayani guru, melayani tamu, melayani jamaah, dan melayani masyarakat.
Mereka tidak menjadi mulia karena kata-kata, tetapi karena diam-diam berkhidmah tanpa berharap pujian.
Di sinilah hikmah itu menemukan bentuknya: khidmah menumbuhkan kepercayaan, mewariskan adab, dan membuka pintu keberkahan yang lebih besar daripada ilmu yang dipelajari sekalipun.
Khidmah Adalah Jalan Orang Terpilih
Tidak semua orang diberi kesempatan untuk berkhidmah. Kesempatan untuk melayani adalah bentuk cinta Allah yang halus. Sebab melalui khidmah, seseorang ditempa menjadi pribadi yang lebih sabar, lebih matang, dan lebih paham bahwa hidup bukan tentang diri sendiri.
Pelayanan yang baik bukan hanya membuat orang lain merasa nyaman, tetapi juga meninggikan derajat pelakunya di sisi Allah dan manusia.
Penutup: Bekas Khidmah Tidak Pernah Hilang
Setiap khidmah yang dilakukan dengan niat yang bersih akan menciptakan ruang kemuliaan dalam hidup. Orang yang membiasakan diri dalam pelayanan akan mendapatkan pelayanan yang terbaik pula: dari manusia, dari alam, dan dari Allah sebagai Pemilik segala kemuliaan.
Pada akhirnya, hikmah “من حسنت خدمته عظمت كرامته” bukan sekadar kalimat indah, tetapi peta jalan bagi siapa pun yang ingin hidupnya penuh keberkahan dan dihormati karena akhlaknya.
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
Sabtu, 13 Desember 2025
ANAK EMASKU
Mbiyen ,aku duwe murid jenengane Tajib . Aku isih kemutan baen tekan siki, buke cathetaneisine mung isine gambar mobil mobilan, angger ulangan kertas jawabane ora muni slalune digambari nisan. Ana cap jempol ireng nang lembar jawabane. udu guder mangsi pulpen. Tapi oli.
Kuku-kukune tansah glepot. Ambune udu wangi parfum, tapi mambu bensin campur panase srengenge.
Saben ulangan harian : Bijenane ya mung 40. ukuman wis kebal ...? ora paham. Urutane jafwal pelajaran apamaning buku cathetane tansah kewalik terus.
Aku sering negur: "Jib, wisuh ndisit sih tanganmu glopot sedurunge mlebu pelajatan!" "Kowe niyat sekolah ora sih? Kertas jawabane kotor kaya kiye kepriwe aku atep ngoreksine?"
Deweke mung nyengir. "Ma'af ngapunten sanget Pak Huda, wau nembe beneraken rantai motor kanca teng parkiran."
Nalikane pas kuwe, sekolahan agi ana acara geden. Pentas Seni + Perpisahan Kelas 12 Madrasah Aliyah Sains Al Qur'an Panggunge megah. Sound system horag menggelegar. Tamu undangane penuh ngebeki tratagan.
Ujug -ujug ... PET! Mati listrik total. Genset sekolah watuk-watuk, terussne mati. Amleng. Panitiyane melu panik. Kepala Sekolah pucat. Teknisi sekolah tek goleti jere kanca wau mpun pamit sakit.
Acarane ngancem bakale bubar. Osing tir wiramg pidsm nek gagal total.
Nang kono setengah panike napak/ibi guru-guru... arep nelpon bengkel tungkan, lan dspiturute, Aku weruh Tajob mlayu meng mbiri panggung. Isih nganggo seragam batik, deeeke mbukak jas almamatere.
Deweke njuran ndebrok ngarep dandinge genset tua kuwemau. Ora mawi nganggo buku manual. Tanpa rumus fisika. Tangane sing "kotor" kuwe mlayu banter banget cepet trengginas Mbukak klep, mutar baut, nyambung kabel sing pedhot.
Lambene komat-kamit. udu maca mantra, tapi nganalisa mesin. "Niku carburetor-e banjir, Pak. Busi-ne uga kotor,"nylingak ngakoni.
Lima menit sing dirasakna kayane koch en oli.se jam lewi. Njuran ngadeg. Keringate gpbyos pisan. Tangane tambah kenang jligen oli ireng tur kotor
Deweke narik tuas genset sekuwat tenaga. Brum... BRUMMM!
Lampune panggung murub semlorot pisana! Sound system moni! Sing pada nang lapangan kemecap. "Hidup Tajul! Hidup Tajulk!"
Dina kiye, Tajib sing bijenane 40 nang kertas... tapi siki oleh bijenan 1.000 ing kasunyatan urip.
Minggu wingi bar bagi rapot, mobil ku mogok nang dalan gede jalur aspal propinsi . Mesin overheat. Asap ngebul. aku inggiraken golet parkir, bingung kudu telepon siapa.
Ujug-ujug- ana mobil double cabin gagahmandeg nang ngarep parkiranku. Stiker templekane, sing monine "Tajib Engineering Solutions".
Njuran bocah mudun mbukan laeange mobil turun. Ucwh awake gagah tegap, rapi. Tapine pas deweke ngaseng salaman mumg aku ... aku ngrasa isih kenal tekstur tangane sing kasar kaya kiye
"Pak Huda kan?"olehe nyapa karo mbungkukaken awale nyambi senyum. niku Tajib siBocah "tangan oli" mau.
Sikine deweke wis duwe bengkel gedhe lan dadi kontraktor mesin. Deweke beneraken mobilku ora nganti tekan 10 menit. Gratis.
Karo ngelapi tangane, deweke nuli ngomong : "Pak, matur nuwun nggih ." "Riyin Bapak mboten nate paring duka soal tangan kula ingkang cemeng." "Bapak manung nesu nekane kula mboten ndamel PR. Ananging Bapak mboten nate ngina hobi kula."
"Pas Bapak ngendikani 'Tanganmu niki emas' waktu benerna genset ganu... kuwe sing gawe kula wantun mbukak bengkel."
Aku mrebel mili nang pinggir dalan arah baturaden mau. Udu merga sedih. Tapine bangga monggok tekan ulu ati.
Fewek sering nglalekaken Kecerdasan niku bentuke beda-beda. Ana sing cerdas ing ujung pena. Ana sing cerdas ing ujung obeng.
Menawa dinavkiye ana muridmu sing bijen tugase jeblok tapine jago benerna kipas angin... Aja dimatikan semangate. Sapa ngerti, tangan kotor dewekelah sing mengkone nulung kaya kedadeyan awake dewek nalikane mogok nangbndalan panguripan.
Nate nduwe murid kang "akademike kurang" tapi "skill panguripane jago"? Absen di bawah!
_____Hudabrah Cakebasen ______
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
Selasa, 02 Desember 2025
Pelatihan Metode Keprmukaan
Materi ini menjadi salah satu inti dari keseluruhan pelatihan, mengingat prinsip dasar dan metode kepramukaan merupakan fondasi utama dalam seluruh aktivitas Pramuka, khususnya bagi Ka Mabigus selaku pemangku kebijakan di gugus depan. Dalam penyampaiannya, Kak Yusup Supriyadi , SH menegaskan bahwa pemahaman terhadap PDK-MK bukan hanya bersifat teoritis, namun juga harus diwujudkan dalam tindakan nyata.
“Prinsip Dasar Kepramukaan adalah nilai-nilai yang menjadi dasar sikap dan perilaku seorang Pramuka, sedangkan Metode Kepramukaan yaiktu cara mendidik yang khas dan membedakan Pramuka dengan organisasi kepemudaan lainnya,” jelas Kak Yusup Supriyadi, SH kepada sekitar 160 peserta yang berasal dari berbagai pangkalan di Kwartir Ranting Purwokerto Barat.
Ia memaparkan bahwa tiga Prinsip Dasar Kepramukaan, yaitu Iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, peduli terhadap sesama dan alam sekitar, serta hidup tertib dan disiplin, harus menjadi pegangan hidup setiap Pramuka. Prinsip tersebut kemudian dijalankan melalui delapan metode kepramukaan, seperti sistem among, kegiatan yang menarik dan menantang, satuan kecil, belajar sambil melakukan, hingga sistem tanda kecakapan.
Suasana penyampaian materi berlangsung aktif dan dinamis. Kak Yusup Supriyadi dan Tim Pengembang Out Door Menejemen Game tidak hanya menyampaikan teori, tetapi juga mengajak peserta berdiskusi melalui studi kasus dan praktik peran yang menekankan pentingnya pengamalan PDK-MK dalam kegiatan sehari-hari maupun dalam kepemimpinan.
“Metode Kepramukaan itu bukan sekadar kegiatan permainan atau jelajah alam. Tapi bagaimana melalui itu semua, karakter anak muda terbentuk: menjadi mandiri, bertanggung jawab, kreatif, dan peduli. Inilah kekuatan pendidikan kepramukaan,” lanjutnya.
Para peserta tampak antusias mengikuti sesi ini. Mereka dengan cermat, bertanya dengan kritis, bahkan berbagi pengalaman saat mencoba menerapkan metode kepramukaan di gugus depan masing-masing. Banyak peserta merasa bahwa materi ini membuka wawasan baru dan memberikan pemahaman yang lebih utuh tentang peran mereka sebagai pemimpin muda.
Kegiatan LPK Kwarcab Purbalingga 2025 sendiri diselenggarakan selama tiga hari, yakni pada 1–3 Agustus 2025, bertempat di Bumi Perkemahan Munjuluhur, dan diikuti oleh peserta terpilih dari berbagai pangkalan. Kegiatan ini bertujuan membekali para Pramuka Penegak dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kepemimpinan yang tangguh dan berkarakter.
Dengan penyampaian materi oleh Kak Yusup, diharapkan para peserta tidak hanya memahami prinsip dan metode kepramukaan secara teori, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten dalam proses membina, memimpin, dan berperan aktif di tengah masyarakat. (Dimas Dwi Kurniawan)
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
NYELUK BOJO SEKANG GUNDUKAN DUKA
Dening Hudabrah Cakebasen
Kisah Bojo sing ora tau pasrah nalika Adzan kang dadi pungkasane
Angin subuh esuk mau rasane adem. Kabupaten sing winginane ramai owaah dadi segar rereged, lumpur, lan debu. Tapi ing antarane ambu lemah kang teles uga suara mesin bego sing ngtaung ora liren, ana sawijine swara sing justru paling alon sartane lembut ngungkuli glepung … nanging paling ngrasuk ati sing ngrugokna. Swara wong lanang, ngadeg ing antarane longsoran, ngangkat tangan, njuran ambyar mecah swasana sing banget ademe satengahe laut lumpur sing pancene wis banget apale merga kawit cilik kulinane ngapalna :
“Allahu Akbar… Allahu Akbar…”
Jenenge Mas Sugianto. Lan saben keprungu swara adzan sekang deweke nggawe gemetar, deweke ngundang siji jeneng karo mbatin: Fitriyani bojone mas giyanto, wong wadon sing dadi sisihane ing saben dinane ing ndalem kasepen kangggo ngurangimasak masike kahanan ndunya. Deweke gemiyen seringe guyon kawitane hal-hal sepele; rebutan remote TV, bengak bengok soal beceran saben wulan, kepara malah saling sindir sapa sing paling sering ngelalekna mateni rice cooker. Tapine kabeh mau sikine mung kayadene impen sing adoh banget kanggo dijamah maning.
Saben dinane mung dadi pengarep arep
Sapete dina kawiwitane bencana mau ngrenggut meh sekabehane, Mas Giyanto ora tau bali ngumah. Mripate abang kaya lagi beleken, klambine guder glepot lumpur, tangane lecet, tapi lambene tansah teles ora oclat sekang lafadz swara adzan.
Akeh perkara kang urung bisa dingerteni.
“Pak, ngaso ndisit. Swara bego sing ora leren leren.”
Tapi deweke malh mung karo mesem. Senyum sing meh pecah dadi tangis.
“Aku wedi… nekane mandeg ngundang deweke, njuran dewkek ora krungu aku,” omonge sing lirih.
Ing tengah brisik swara raungan ekskavator, jeritan keluarga layan, lan udan sing banget derese nganti prang pirang wengi sedawane seeminggu, deweke tetep ngadeg.Ora karo ngundangi “Fitri… Fitri…” kaya pengadatane bojo liyane. nyeluki bojone sing ilang. Tapi deweke milih ukara paling suci sing deweke mangerteni, ukara sing biasane kanggo nggugah umat sing isih kangeten banget kesele nyambut gawe saeben dinane, sing biasa kanggo nyatukaken barisan shalat.
Adzan.
Timbalan Kanggo Balik.
Deweke yakin, lamon swara manungsa ora bakal gutul, swara ngibadah mampu nembus panggonan sing oara bakal bisa kejangkau.
Katresnan sing ora nggawe pasrah
Dina kaping papat, pawongan relawan medhek karo nahan luh.
“Pak, apa sing bisa nggawe bapake kuwat tekan siki?”
Mas Sugiyanto mandeng puing-puing sing saya suwe tansaya anyep. “Merga aku tau janji… nresnani nganti tekane pati. Tapine aku ora tau mandheg nresnani sapungkase kuwe .”
Deweke ora perduli awakke nggigil. Ora peduli swara entek nganti serak, karepku bisa keprungu pecah. Kanggo deweke, saben adzan sing tek untabakna kanggo pengikat, tali tlampar sing deweke balangna aring pepetenge ati supaya bisa meokna cahya kang hilang.
Ana sing ngomong kuwe mung sia-sia.
Ana sing ngucap kuwe donga paling endah sing nate keprungu.
Akhire kang kanggo nyewek Jiwa
Nalika dina, srengenge justru krasa paling peteng, kabar mau tekan.
Tim nemokna Fitriyani.
Awak sing ganu tansah nyiapaken kopi panas saben esuk …
Tangan sing ganu tansah mberna krah klambiku
Pipi sing tau tkesipu nalika dilamar nang sangarep rumah wong tuwamu…
Siki anteng meneng tur kaku sing bisa nggawe kabeh wong sing weruh pada ndingkluk.
Mas Sugiyanto ora semaput. Ora njerit. Deweke mung njagong nheprok nag lemah, ngrangku awang awang sing hampa. Terus, kanggone sing pungkasan, deweke mbalik ngadzani. alon alon. ora nggo ngundang sholat ningen kanggo ngelosna .
“La ilaha illallah…”
Banyu luh kang tumetes, tanpa swara.
Ana tresna sing isih bisa dislamatna ing ndalem panguripan.
Ana katresnan sing mung bisa bisa direngkuh ing ndalem dunga.
Wong-wong ing sekitar melu nahan isak tangis. Ora ana ukara sng cocok kanggobe nglipur bojo sing wis menehe segalane — awak, wektu, swara, bahkan keputus-asaan — demi nggoleti belahan jiwan.
Katresna ora tahu oclat lunga
Kisahe viral. Foto deweke ngadheg ing antara puing klawan tangan ngangkat wis beredar meng ngendi ora. Akeh sing nangis, akeh sing ndongakna, akeh sing njinggleng meneng suwe bar ngrungokna crita merga dadane ngrasakna sesak.
Lan wengi kuwe, bar dikubur rampung, Mas Sugiyanto nlisik ing makam sing isih teles:
“Nekan mengko aku bisa turu maning… benlah swara adzanku bisa mbatiri awakmu.”
Ana katresnan sing ora butuh seksi.
Ana katresnan sing ora arep nuntut akhir bahagia.
Ana katresnan sing, bahkan sewise dipisahna dening lemah lan nasib, isih terus urip ing ndalem swara lirih bojo sing ngundangi sekang antarae gundhukan duka.
Kadang, katresnan paling setia udu babagan saling nduweni.
Tapi merga ora tau mandheg nggoleti, bahkan nalikane deweke ngerteni sing sampeyan dan aku goleti ora bakal bisa bali.
#kisah_nyata
#viral_longsor_Majenang
#bencana_alam
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
Kamis, 27 November 2025
MGMP BASA PANGINYONGAN
Sugeng rawuh
Sugeng pitepangan
Menika Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran Bahasa Jawa Panginyongan SMAN/S-MA Kutha Banyumas. Muga-muga saged migunani tumrap liyan. Nuwun 🙏🏻
enjang menika slasa pahing, 11 November 2025 manggen wonten ingbaula SMA Negeri Jatilaeang saweg kalampahsken MGMP BasacJawa Panginyongan SMA-MAKab Banyumas
Adicara dipun wiwiti dening Kepala SMA NegervJatilawan Bapak Eko M.Pd kanthi menehi pitutur luhur kangge nyengkuyung pawiyatan menika katerasaken pamedar sabda saking ibu minaka sesepuh kang mandegani MGMP menika
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
Sabtu, 08 November 2025
JIKA CINTA ADALAH PRAMUKA
JIKA CINTA ADALAH PRAMUKA
Kak Hudabrah Cakebasen
Pusdiklatcab Kendalisada
Jika cinta adalah Pramuka maka kamu adalah api unggun yang slalu kutunggu berulang kali melihatnya namun tak bosan menyambanginya seperti halnya sandi rumput yang penuh misteri aku melihat itu dari sorot matamu kedalama relung yang memikat misteri, namun membuatku jadi tambah penasaran aku berharap disuatu saat nanti cita citamu seperti phionering yang kokoh seerat simpul jerat dan ikatan pangkal menghubungkan dua tali yang saling mengikat.
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
Kamis, 06 November 2025
BIVAK
Bivak: Tempat Berteduh Simpel Penyelamat Petualang
Oleh Kak HUDABRAH CAKEBASEN
PUSDIKLTATCAB KENDALISADA
Dalam dunia petualangan alam bebas, ada satu istilah yang sering muncul namun belum tentu dipahami oleh semua orang, terutama pemula: bivak. Meski terdengar sederhana, bivak bisa menjadi penyelamat dalam kondisi darurat dan faktor penting dalam keselamatan pendakian. Lalu, apa sebenarnya bivak itu, dan mengapa penting untuk dikenali?
Apa Itu Bivak?
Secara umum, bivak (bivouac) adalah tempat berteduh sementara di alam bebas yang dibangun secara sederhana untuk melindungi diri dari cuaca dan kondisi lingkungan. Fungsinya mirip tenda, namun lebih ringan, praktis, dan tidak selalu berbentuk tetap.
Bivak bisa dibuat dari:
Ø Flysheet atau terpal
Ø Ponco milik pendaki
Ø Material alam, seperti dedaunan besar dan ranting
Ø Atau menggunakan bivvy bag modern (kantung tidur tahan air)
Jenis-Jenis Bivak
1. Bivak Alam
Dibuat dari elemen yang ada di sekitar, seperti batu besar, pohon, dan ranting. Biasanya digunakan dalam keadaan darurat saat tidak membawa peralatan lengkap.
2. Bivak Buatan
Menggunakan alat seperti flysheet, pasak, tali, dan trekking pole. Ini adalah bentuk bivak yang lebih terencana dan cukup umum di kalangan pendaki.
3. Bivak Permanen (Shelter)
Beberapa jalur pendakian menyediakan bivak shelter berupa bangunan sederhana yang bisa digunakan pendaki untuk beristirahat. Biasanya terbuat dari kayu, seng, atau beton.
Kapan dan Kenapa Menggunakan Bivak?
Bivak digunakan dalam berbagai kondisi, seperti:
Darurat, saat tidak sempat atau tidak bisa mendirikan tenda
Cuaca buruk, seperti hujan deras atau angin kencang
Keterbatasan perlengkapan, terutama saat mendaki secara minimalis atau ultralight
Pendakian singkat atau ekspedisi teknis, di mana mobilitas cepat lebih diutamakan
Keunggulan bivak adalah ringan dan cepat didirikan, namun ia juga memiliki kekurangan seperti perlindungan yang terbatas dari angin, hujan, atau suhu dingin.
Tips Mendirikan Bivak yang Aman dan Efektif
1. Pilih lokasi terlindung, hindari daerah terbuka yang rawan petir atau angin kencang.
2. Gunakan tanah yang rata dan kering, jauh dari jalur air atau lereng curam.
3. Manfaatkan alam sekitar, seperti batu besar atau pepohonan sebagai pelindung tambahan.
4. Pastikan ventilasi, agar tidak terjadi kondensasi yang membuat dalam bivak lembap.
5. Ikuti prinsip Leave No Trace, jangan merusak alam saat membuat bivak.
Kesimpulan
Bivak mungkin tampak sederhana, tapi keberadaannya bisa sangat krusial di saat genting. Bagi para pendaki dan petualang sejati, mengenal cara membuat dan menggunakan bivak bukan sekadar pengetahuan tambahan, tapi bagian dari keterampilan bertahan hidup di alam.
Jadi, sebelum memulai petualangan berikutnya, pastikan kamu sudah memahami cara mendirikan bivak dan memiliki perlengkapan dasar seperti flysheet atau ponco yang bisa diandalkan kapan saja.
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati
SURVIVAL
Pengertian Macam
dan Manfaat Survival,
Oleh Kak HUDABRAH CAKEBASEN
PUSDIKLATCAB KENDALISADA
Survival bisa diartikan sebagai teknik atau semacam ilmu pengetahuan dalam menghadapi ancaman-ancaman terhadap keselamatan diri. Di kalangan penggiat kegiatan alam bebas, survival atau yang dikenal dengan pertahanan hidup atau disebut juga penyintasan dimaknai sebagai kemampuan dan teknik untuk bisa bertahan terhadap kondisi yang membahayakan kelangsungan hidup yang terjadi di alam terbuka dengan mempergunakan perlengkapan seadanya.
Seseorang yang bertahan hidup disebut survivor (penyintas). Terdapat bermacam-macam jenis survival, yang bisa dibedakan berdasarkan jenis medannya maupun berdasarkan jumlah orangnya. Banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengikuti kegiatan survival, misalnya lebih menghargai alam, belajar menjadi pribadi yang mandiri, dan lain-lain, yang bisa dilatih dengan langkah-langkah tertentu ketika sedang melakukan survival.
Survival
Survival sejatinya dapat dimaknai sebagai usaha mempertahankan hidup di alam bebas dari hambatan alam sebelum mendapatkan pertolongan. Survival terjadi karena kondisi darurat yang sulit diprediksi atau diperkirakan, misalnya kondisi-kondisi yang disebabkan oleh alam, kecelakaan, gangguan satwa atau kondisi lainnya.
Oleh sebab itu, salah satu langkah untuk mengantisipasi kondisi darurat yang bisa saja terjadi di lapangan, seorang survivor harus memiliki persiapan dan perencanaan yang matang, termasuk peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan, serta pengetahuan dasar mengenai survival. Akan tetapi, memang faktor diri sendiri lah yang paling menentukan ketika seseorang berada dalam kondisi darurat.
Dalam keadaan darurat tersebut, terdapat beberapa permasalahan yang akan kita hadapi, yaitu masalah atau bahaya yang ada di alam (bahaya obyektif) dan masalah yang menyangkut diri kita sendiri (bahaya subyektif).
Pengertian Survival
Ditinjau dari segi bahasa, “survival” berasal dari bahasa inggris yaitu “survive” yang artinya bertahan hidup. Di kalangan para pecinta alam, survival adalah ilmu untuk mempertahankan diri dari berbagai ancaman di alam bebas dengan menggunakan perlengkapan seadanya, tujuannya agar mereka tetap bisa bertahan hidup.
Pengertian Survival Menurut Para Ahli
Adapun definisi survival menurut para ahli, antara lain:
Survival atau pertahanan hidup atau penyintasan dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk bertahan hidup di dalam suatu kondisi atau keadaan.
Aspek Dalam Survival
Beberapa aspek yang biasanya akan muncul ketika dalam survival, yaitu:
1. Psikologis
Panik, takut, cemas, kesepian, bingung, tertekan, bosan, putus asa dan lain-lain. Pengaruh psikologis disebabkan oleh munculnya perasaan terasing.
2. Fisiologis
Sakit, lapar, haus, luka, lelah, dan lain-lain. Pengaruh fisikologis disebabkan oleh rasa lelah dan kurang tidur.
3. Lingkungan
Kondisi lingkungan seperti panas, dingin, kering, hujan, angin, keberadaan vegetasi/flora dan fauna, dan lain-lain. Pengaruh lingkungan yang disebabkan oleh beratnya medan. Selain beberapa aspek tersebut, kita juga harus mengetahui faktor-faktor yang bisa mempengaruhi keberhasilan dalam melakukan survival, selain faktor keberuntungan (nasib baik/pertolongan Tuhan tentunya), yaitu:
1. Semangat untuk mempertahankan hidup.
2. Kesiapan diri.
3. Alat pendukung.
Dan yang tak kalah penting dalam survival yaitu kebutuhan-kebutuhan yang harus kita penuhi dalam menghadapi survival sebagai perlindungan terhadap ancaman:
1. Cuaca
2. Binatang
3. Makanan/minuman
4. Penyakit
Prinsip Seorang Survivor
Terdapat beberapa prinsip yang harus dipegang oleh seorang survivor, yaitu:
S: (Size Up the Situation)
Artinya: Kita harus pandai-pandailah dalam menilai situasi, setiap kondisi lingkungan dan perubahan-perubahan yang terjadi harus benar-benar diperhatikan agar selamat.
U: (Undue Haste Make Taste)
Artinta: Kita tidak boleh tergesa-gesa, biar lambat asal selamat. Setiap tindakan sebaiknya dipikirkan untung ruginya. Kesalahan dalam pengambilankeputusan bisa berakibat kematian.
R: (Remember Where You Are)
Artinya: Kita harus ingat dimana kita berada. Baik posisi secara harfiah yang menunjukkan lokasi keberadaan kita maupun posisi yang menunjukkan kondisi dan kedudukan diri pada saat itu.
V: (Vanquish fear and panic)
Artinya: Kita harus menguasai diri dari rasa takut dan panik yang bisa menumpulkan nalar dan pikiran yang jernih.
I: (Improvise)
Artinya: Kita harus memperbaiki diri dari kesulitan. Gunakan segenap kemampuan dan pengetahuan kita untuk keluar dari kesulitan yang sedang dihadapi.
V: (Value living)
Artinya: Kita harus menghargai kehidupan. Jangan siasakan hidup dengan mengambil keputusan yang ceroboh. Buang pikiran jauh-jauh dari keinginan bunuh diri.
A: (Act like the native)
Artinya: Kita harus menyesuaikan diri dengan penduduk setempat, sesuaikan dirimu dengan lingkungan disekitarmu.
L: (Learn basic skill)
Artinya: Kita harus mempelajari dasar-dasar pengetahuan dan latihlah kemampuan dialam bebas.
Apabila kita tersesat atau mengalami musibah, maka prinsip di atas perlulah kiranya kita ingat agar dapat membantu anda keluar dari kesulitan. Selain prinsip-prinsip di atas, yang perlu kita ingat pula yaitu istilah “STOP” yang artinya :
S: Stop & seating, artinya berhenti dan duduklah
T: Thingking, artinya berpikirlah
O: Observe, artinya amati keadaan sekitar
P: Planning, artinya buat rencana mengenai tindakan yang harus dilakukan
Macam Survival
Berdasarkan dari jenis medannya, survival bisa dibekana menjadi 4, yaitu:
1. Survival di hutan (jungle survival)
2. Survival di laut (sea survival)
3. Survival di padang pasir (desert survival)
4. Survival di daerah kutub (antartic survival)
Berdasarkan jumlah orangnya, survival bisa dibedakan menjadi dua, yaitu:
Survival Individu
Dalam survival individu, selain rasa takut dan pani biasanya juga akan mengundang rasa kesepian dan bosan. Kesepian dan bosan merupakan masalah besar yang harus segera diatasi dan dihindarkan, sebab hal itu bisa membuat perasaan tertekan yang pada akhirnya dapat menghilangkan semangat dan keinginan untuk hidup.
Pada dasarnya, rasa kesepian dan bosan hanya bisa ada dalam suatu lamunan yang disetujui oleh tindakan dan pikiran. Oleh sebab itu, untuk mengatasi rasa tersebut selalu bekerjalah untuk hal yang perlu dikerjakan akan dapat menghindari rasa sepi dan bosan.
Survival Kelompok
Survival yang dilakukan secara berkelompok lebih baik dibandingkan survival individu, sebab tersedia banyak tenaga untuk melakukan pembagian tugas/pekerjaan dan ada teman untuk berkomunikasi, sehingga bisa menghilangkan rasa sepi dan bosan.
Akan tetapi, masing-masing orang tentunya akan memiliki sikap yang berbeda dalam menghadapi situasi tertentu. Dalam keadaan seperti ini, orang akan cenderung bertindak untuk kepentingan sendiri dengan mengabaikan kepentingan bersama.
Untuk menjaga hal ini agar tidak terjadi dan kebersamaan tetap terkontrol, maka sebaiknya pilihlah seorang pemimpin untuk mengkoordinasikan setiap anggota kelompok
Manfaat Survival
Berikut ini beberapa alasan yang menunjukkan pentingnya atau manfaat yang bisa kita peroleh dengan mempelajari ilmu survival, diantaranya yaitu:
Berguna Bagi Orang Lain
Kita hidup di dunia ini bukan hanya untuk diri kita sendiri, tapi seseorang pasti bergantung kepada kita, begitu pula sebaliknya, kita tentunya akan membutuhkan pertolongan kita di saat-saat kritis.
Kita hidup disekeliling orang lain, baik itu keluarga, teman, tetangga, atau bahkan orang yang sama sekali tidak kita kenal. Dengan mempelajari ilmu survival, bisa jadi kita menjadi satu-satunya orang dalam keluarga atau lingkungan kita yang mengetahui ilmu pertolongan dasar untuk bertahan hidup.
Sehingga bisa dikatakan bahwa, mempelajari ilmu survival bukan hanya digunakan untuk kepentingan diri sendiri, tapi bagaiman menggunakan ilmu tesebut agar bisa menolong orang yang membutuhkan bantuan.
Lebih Menghargai Alam
Semua yang kita lihat, kita kenakan, dan yang kita makan berasal dari alam. Alam merupakan sebuah anugerah yang luar biasa dari Tuhan yang harus kita syukuri. Mempelajari ilmu survival primitif seperti bushcraft bisa membuat kita menyatu dengan alam sebab semua yang kita butuhkan untuk bertahan hidup sudah tersedia di alam.
Dengan mengetahui betapa pentingnya alam dalam menunjang keberlangsungan hidup kita, maka kita akan lebih menghargai alam, paling tidak dimulai dari hal sederhana seperti tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Menjadi Lebih Mandiri
Belajar ilmu survival merupakan sebuah ekspresi dan tindakan kemandirian, yang menunjukkan bahwa nasib kita berada di tangan kita sendiri. Dalam situasi gawat darurat, pemerintah, militer, dan tim penyelamat tidak bisa menolong semua orang secara bersamaan.
Pada saat seperti itulah, kita hanya dapat bergantung pada kemampuan kita dalam bertahan hidup di situasi darurat. Bahkan mungkin orang lain juga mungkin akan menggantungkan nasibnya kepada kita.
Kemandirian dalam melakukan hal apapun untuk bisa bertahan hidup akan menjadi bekal kita, baik ketika berada dalam situasi darurat maupun dalam kehidupan sehari-hari, sebab kita sudah terbiasa. Karena terbiasa hingga pada akhirnya kita paham bahwa satu-satunya yang bertanggung jawab untuk diri kita sendiri.
Memberikan Kesadaran Bahwa Semua Buatan Manusia Tidak Ada Yang Abadi
Beberapa fenomena seperti kecelakaan pesawat, jebolnya waduk, kegagalan reaktor nuklir, ledakan pipa gas, ambruknya tower listrik, dan lain sebagainya adalah gambaran bahwa semua hal modern yang mempermudah aktivitas sehari-hari manusia secara perlahan akan menghilang, termasuk kemudahan dalam mengakses informasi lewat telepon genggam.
Dengan mempelajari ilmu survival berarti kita telah memasukkan seluruh ilmu dasar untuk bertahan hidup kedalam kepala kita. Pengetahuan yang sebenarnya tidak membutuhkan listrik dan internet.
Pengetahuan tidak bergantung pada bahan bakar ataupun baterai. Pengetahuan yang kita peroleh akan selalu ada di dalam kepala kita kapanpun dan kemanapun kita pergi.
Investasi Untuk Diri Sendiri
Nila jual kita terdapat pada kita sendiri, bukan pada orang lain. Mempelajari ilmu survival memang memerlukan waktu dan uang, tapi nantinya hal tersebut akan kembali keada diri kita masing-masing. Kita sebagai manusia merupakan sebuah sumberdaya yang apabila dikelola dengan baik akan membuat diri kita sendiri berharga.
Mempelajari dan mempraktekkan ilmu survival adalah sarana pengembangan diri yang akan membentuk kemandirian, kepemimpinan, problem solving, dan kecekatan kita dalam mengambil setiap keputusan dalam kehidupan.
Contoh Melakukan Survival
Berikut ini contoh langkah-langkah yang direkomendasikan dalam melakukan survival, yaitu:
Mengkoordinasikan anggota
Jika survival diikuti oleh beberapa orang, maka pilihlah salah seorang dari kelompok tersebut sebagai ketua, yang diperlukan untuk mengatur dan menentukan keputusan bila terjadi perselisihan.
Melakukan pertolongan pertama
Ketika ada anggota yang sakit, maka segera obati agar tidak menjadi lebih parah, karena dalam kondisi seperti itu penyakit yang ringan bisa menjadi parah, yang justru nantinya dapat menyulitkan anggota lainnya.
Melihat kemampuan dan keadaan anggota kelompok
Hal ini akan berguna dalam kaitannya dengan pembagian tugas. Pembagian tugas harus didasarkan pada kondisi kesehatan, fisik dan mental, sebab apabila salah memberikan tugas pada seseorang akan menghambat rencana bahkan dapat berakibat fatal.
Mengadakan orientasi medan
Orientasi medan sangat diperlukan agar kita mengetauhi posisi kita, keberadaan pemukinan penduduk terdekat, dan perkiraan jalan keluar.
Mengadakan penjatahan makanan
Dalam melakukan survival, kita harus memperhitungkan jumlah makanan yang tersedia, jumlah anggota, perkiraan waktu. Selain itu, perlu juga untuk mencari sumber makanan yang harus diusahakan dari luar rencana penjatahan.
Membuat rencana kegiatan dan pembagian tugas
Rencana harus dibuat se-rasional mungkin dan didasarkan pada pertimbangan yang matang. Pembagian tugas juga harus disesuaikan dengan kondisi saat itu.
Usahakan menyambung komunikasi dengan dunia luar
Jangan melakukan hal-hal yang berlebihan terutama yang dapat menguras tenaga kita. Berilah tanda pada jalan yang sudah kita lewati dan mencari perhatian dengan cara membuat asap, menjemur pakaian di tempat tinggi dan atau terbuka, memantulkan sinar matahari dengan cermin dan lain-lain.
Mencari pertolongan
Kita harus selalu berupaya untuk mencari pertolongan. Misalnya dengan cara membuat kode-kode dari darat ke udara yang bisa membantu tim penolong menemukan kita.
Akan tetapi, perlu kita ingat bahwa tanda-tanda yang kita pasang ukurannya harus cukup besar, menyolok, kontras dengan warna latar belakangnya, dan ditempatkan di tempat yang mudah terlihat dari udara atau dari kejauhan. Isyarat boleh dibuat dari benda atau bahan apapun yang mudah didapatkan.
Nah, itutadi bahasan yang bisa diberikan kepad asegenap pembaca terkait dengan materi pengertian survival menurut para ahli, aspek, prinsip, macam, manfaat, dan contoh melakukannya. Semoga memberikan pengetahuan yang diinginkan.
Urip kuwe mung nunggu wektu loro 1. Nunggu Wektu Sholat 2. Nunggu Wektune Disholati









